kopdar batik-day 1

mengapa aku sebut kopdar batik?

karena:
1. aku memakai batik selama tiga hari sejak berangkat dari jakarta sampai tiba di jakarta
2. jogja terkenal dengan batiknya
3. semua oleh-oleh yang kubeli bernuansa batik kecuali bandrek dan kopi :p
4. biar keren gitu namanya sekalian mempopulerkan program SOBAT nya dblogger SOBAT= save our batik

okey, mari kita mulai ceritanya dan gambarnya tapi keknya ini banyakan gambarnya daripada ceritanyalah.

pagi-pagi jam 6 aku udah meninggalkan enrico dengan sebuah ciuman pelan2 takut dia kebangun, waktu itu aku memakai terusan batik tambal yang cerah yang kubeli di thamrin city (ini bukan promosi koq). sampe di airport soetta cuma sekitar 30 menitan, dan langsung check in di counternya lion air. dengan sedikit mengantuk aku menuju ruang tunggu yang katanya di A4. ternyata aku salah liat nomer, dan nyasar ke A5 (keknya angka 5 dan angka 4 jauh bedanya ya?). jalan lagiii ke A4 deh. sambil nungguin boarding time tak salahlah awak twitteran (dan ini sungguh sangat jarang terjadi) mulai dari ngetwit selamat pagi ke temen-temenku sampe akhirnya ngetwit sumpah serapah ke lion karena dia delay sejammmm. *nangis manohara*

lalu, jadilah aku berangkat jam 8.45 (supposed to be 7.45), supirnya ngebut (supir?bajaj kaleee) sehingga waktu yang harusnya 50menit di udara hanya 30menit sahaja. oye banget kan? (pinjem istilah si aish). tak apalah mungkin dia merasa bersalah udah telat. dan begitu nyampe, tak taunya handle koperku macet pula tak bisa ditarik ke atas, mana koperku berat banget isinya mug gerhanacoklat plus buku2an buat oleh2. dagitu diledekin sama bapak2 di airport karena aku keberatan mbawanya. untungnya airport mas adhisoetjipto ini sungguh mungil adanya. pesen taksi, cabut ke saphir hotel.

diih deket banget. cuman 30 menit dah sampe, kejadian lagi di hotel aku tak bisa menyeret tasku, lalu sang helper membawakannya. di customer service aku nyerahin voucher untuk check in dan ternyata belom ada kamar yang kosong (oh eaaa?) agak sedikit kesal aku titipin tasku di concierge sama bellboy nya. langsung cabutlah awak ke plaza ambarukmo naek becak *bangga*.

sampe situ, malnya sepi. aku nyamperin booth NUK memberikan briefing kepada dua staffku yang ada di sana. aku nyempetin nelfon aish yang katanya udah bersama nandini lalu mereka aku minta datang langsung jemput aku di amplaz. dan karena laper, buru2 naek ke atas nyari makanan. tujuan pertamaku texas chicken karena dia biasanya ada ati ampela. pas nanya ke mbak2 kasirnya “mbak ada liver?” mbaknya dengan tersenyum manis menjawab “oh ada mbak” lalu dengan sekonyong2 datang temennya bilang “oh gak ada mbak” trus pake kode2 mata gitu ke mbaknya. lalu aku bilang “oh ya? koq gak kompak gitu sih mas?ya udah saya ga jadi makan di sini karena ada rahasia yang disembunyikan”, mereka begong dan aku berlalu.

kesel banget, aku naek ke lantai paling atas. ada resto yang kayanya enak (lupa namanya) dan sepi pula. dengan yakin duduklah aku di salah satu pojok meja. lalu seorang mas2 menghampiriku “mbak, maaf kami belum buka”. oh, aku segera pergi saja tanpa bicara (hemat energi).
gak tau lagi mau kemana dan mati gaya ditolak di dua tempat, akhirnya aku memilih resto paporit rico, American Warteg (AW) jauh2 ke jogja sini koq ya makannya teteeep di aw.

abis makan dan mbungkusin dua paket ayam buat staff2ku, aku keliling sebentar melihat-lihat peserta pameran lainnya. lalu duduk di booth NUK yang masih sepi. eh tiba-tiba pas ngeliat hapeku, ada sms dari aish yang mbilangin bahwa mereka udah ngeliat aku. aku celingukan dan akhirnya menemukan dua wanita berkerudung yang sedang ngetawain aku *asem*. aku samperin mereka dengan senangnya. akhirnya kami bisa berjumpa.

cipika cipiki dan ketawa ketiwi kami langsung berangkaaaat saja. tujuan pertama adalah ke mirota naek transjogja yang kaya transjakarta itu namun versi mungilnya. kata aish, mirota itu tempat beli oleh-oleh yang udah oke banget dehh di jogja. semangatlah aku. ingin menemukan batik-batik aduhai yang aku bisa beli. ternyataaaa disana biasa saja. tapii aku girang karena ketemu bandrek dan kopi jahe :D, akhirnya cuman beli oleh-oleh sedikit saja. plus kaos di bagian depan mirota. karena hujan gede banget maka aku putuskan untuk duduk menunggu di resto yang ada di atas mirota apa ya namanya (lupa) dan di situ bertemu temen dini yang tampan bernama indra (dewa indra) :D.

kopi jahe dan cemilan bunga melati ^^

nandini, julie, aish, ari

Setelah hujan reda, kami menuju mal ambarukmo kembali dengan taksi karena agak susah jalannya ke transjogja (bilang aja males jul). melihat-lihat hasil penjualan dan ngasi briefing ke anak-anakku lalu aku, dini, aish dan ari menuju saphir hotel.

sesi pemotretan ^^
ari, julie, dini

sesi pemotretan ^^
ari, aish, julie, nandini

sesi pemotretan ^^
julie, ari

setelah puas potret-potret dan ngomporin nandini untuk wajib ikutan kopdar di lombok idjo, kami pun cabs pukul 19.00 kurang, dini dan ari naek motor, aku dan aish naek becak lah wong deket. belom selesai gosip aja udah nyampe. restonya cukup besar dengan nuansa jawa.

kami langsung pesen-pesen makanan. berhubung malam itu ada temenku mas gugun dari komunitas canting yang akan hadir jadilah aku sms-an dan twitter dengan beliau. sementara dini sibuk menghubungi tt dan lainnya.

dan tak kusangka, ternyata yang datang begitu rameeee, setelah kami berempat (aku, aish, dini dan ari) nyusul mba anna dan suaminya mas nugie, lalu gugun dan 3 orang temennya (tosse, dedy dan hendra), menyusul tt, bunda tuti dan terakhir mida. uwaaaah aku berasa bingung berada di antara dua kubu, kubu lelaki dan kubu wanita uhuyyy.
suasana mencair begitu saja. serasa kita udah kenal dari jaman dahulu kala. ketawa ketiwi, gosip-gosipan, dan aku yang memang menjadi biang kerok kopdar ini sebenarnya pengen launching buku gerhana coklat tak taunya malah launching mug gerhana coklat. yah tak apalah yang penting kan loncing.

yang mengesankan adalah ketika bunda tuti datang, aku langsung melihat sosok alm ibuku pada beliau. karena ibuku pencinta jilbab merah dan cara bunda tuti mengenakan jilbab itu pun persis sama dengan ibuku *nangis lagi*, dan waktu bunda memberikan kami masing-masing sebuah buku yang di dalamnya ada tulisan bunda, plus cd rekaman lagu-lagu bunda dengan print nama kami masing2 *bangga*. aku juga dapet hadiah dari dini dan aish juga tt.

batik, gantungan kunci petruk, buku dan cd dari bunda tuti, aish, dini dan tt makasih yaaaa 😀

dan inilah suasana kopdar malam itu

komplit

bersama komunitas canting

malam itu sungguh mengesankan. sulit diungkapkan. kami pulang dengan riang. aku, aish dan ari menuju hotel saphir. penuh cerita mengantarkan tidur kami malam itu.

djogdja itu

mahal!

ah yang betoool? iyalah, masa batiknya lebih murah di thamrin city dan lebih keren pulak.

aku masih di djogdja sih, dan telah bertemu dengan para blogger keren di sini ada aish yang kuculik sejak mendarat sampe besok balik ke jakarta lagi (sekarang dia sedang mandi berendem), ada nandini yang anak mami papi, ada ari yang jarang mandi (gosah ngeles kow), ada mba anna yang cantiiiik banget (sumpah mba anna ini cantik banget dan aku tersepona), ada tt yang cantik dan mungil (mang sama mungilnya kek si idanalah), ada bu tuti yang ayu dan eylekhan (pokoqnya si papah nh kalah eylekhannya), ada mida yang cantik, ada gugun dan geng cantingnya yang ngaku2 ababil gituh, pokoqnya rameeee tapi ntar aja ya foto2 dan ceritanya soalnya aku ga bawa kabel data dan fotonya juga ada sama si dini (cepat sikitlah dek kow aplod kan itu).

tungguin yaaa

 

ps: sumpah girang banget waktu nemu bandrek di mirota 😀