#17 Dearest Friend

Tantangan hari ketujuhbelas dari Ina partnerinvain adalah: sahabat tersayang yang sudah lost contact.

Jawabannya: Nggak ada! Berarti habis donk postingannya? Cuma dua baris?

Ya enggak juga. Karena aku kepengin cerita tentang sahabatku yang tersayang. Beberapa sahabat yang aku sayangi juga sih.

Pertama kali punya teman adalah tetangga depan rumahku namanya Deni. Sebenarnya nama panjang dia itu Sri Rahmadani tapi karena di rumahnya dipanggil Deni ya udah aku ikutan aja. Si Deni ini akhirnya menjadi temanku sekelas waktu SD. Terakhir kami ketemu waktu aku pulang ke Medan tahun 2006 gitu deh setelah itu nggak tau lagi gimana kabarnya karena rumah mereka itu akhirnya dijual dan dibeli orang yang bukan keluarganya. Aku dan Deni ini meski pulang pergi sekolah bareng tapi nggak terlalu dekat karena aku menyadari bahwa dia sering bohongin aku masalah jajanan. Jadi ceritanya aku dulu masih SD itu penakut banget sama tukang dagang makanan, sampai kelas 6 SD ga berani gitu beli jajan sendiri dan si Deni inilah yang berinisiatif membelikan jajanan. Aku tinggal kasi duit dan dia ntar datang bawa makanannya. Suatu hari Sari bilang bahwa harga jajanan itu nggak segitu, dan akhirnya aku tahu bahwa aku setiap hari dibohongin temenku sendiri.

Setelah itu aku pertama kali merasa punya teman dekat itu pas kelas 1 SMP, namanya Morini dan Erbaity. Kami sekelas di kelas I1. Saking akrabnya, kami dulu pernah bikin geng namanya Gila Elite (plis deh nama gengnya bikin malu gitu ya?), dengan Erbaity akhirnya nggak nyambung setelah lulus SMP tapi dengan Morin setelah SMA kami masih satu sekolah trus kuliah masih di universitas yang sama walaupun beda fakultas dan sempat lost contact tapi ketemu lagi di facebook. Hubungannya sekarang yaa lumayan asik aja tapi nggak sedekat dulu.

SMA aku kenal banyaak banget teman. Tapi akhirnya dekat dengan beberapa orang. Kelas 1 aku dekat dengan Yoshi dan Erna. Kelas 2 dekat dengan Anda yang dulunya sekelas pas SMP, kemudian sempat punya geng sama cowo-cowo Faisal, Azmi, Taufik, Adi, Yoshi dan Budiman tapi paling dekat dengan Faisal. Dan selama SMA itu aku pun tetap dekat dengan Morin. Sampai hari ini dengan Yoshi masih kontak baik itu di bbm, facebook, twitter dan lainnya malah baru ketemuan sekitar 3 bulan yang lalu pas yoshi ke jakarta ikut Java Camp. Ceritanya makyos ini programmer gitu manteblah. Kalau dengan cowo-cowo teman gengku ini pun masih kontak.

aku, yoshie, anda, donna reuni 2010

aku, yoshie,
anda, donna
reuni 2010

Waktu kuliah aku kenal dengan Poppy. Poppy adalah salah satu teman kesayanganku. Kenapa? Karena Poppy ini gak pernah berhenti mengingatkan aku untuk hal-hal kecil maupun besar yang sering lupa aku lakukan. Trus aku dekat dengan Mega (alm), Emen, Evrie dan Bintang. Mereka semua (kecuali Mega) masih kontak sampai sekarang. Yang paling dekat dengan Evrie pada saat-saat akhir masa kuliah walaupun Evrie ini adek kelasku 3 tahun di bawah.

hotman bintang dan aku medan, 2004

hotman bintang dan aku
medan, 2004

aku, bang herry, poppy, evrie pernikahan poppy, 2000

aku, bang herry, poppy, evrie
pernikahan poppy, 2000

Setelah kuliah aku memasuki dunia kerja. Dan sekian lama bekerja cuma satu teman dekat yang aku miliki namanya Erlyn. Dan Erlyn inilah teman tersayang selama hidupku. Kami pernah melewati masa-masa sulit bersama. Pas dia susah aku menolong, pas aku susah dia menolong. Kami selalu saling mendoakan ketika jauh (yaa jauhnya juga Bekasi-Jakarta sih), dan selalu curhat ketika dekat. Aku kenal Erlyn pas sama-sama jadi store manager di apotek Century.

aku dan erlyn

aku dan erlyn

Daaan ternyata aku masih punya tempat untuk bertemu teman-teman. Yaitu dunia blogging. Teman pertamaku hasil ngeblog adalah Ella (ruanghati) meskipun sekarang udah ga pernah berkabar-kabari tapi masih friendlah di facebook, trus ada Ani Berta, Idana, Jay, banyak deh pokoknya. Mereka teman-temanku yang tersayang termasuk dia yang namanya tak boleh disebut karena nanti ada yang marah kalo pas inspeksi ke sini (peace :p).

JaY dan aku

JaY dan aku

Idana dan Aku

Idana dan Aku

15 thoughts on “#17 Dearest Friend

  1. Sahabat setelah kuliah dan kerja jauh lebih awet komunikasinya ya Jul,
    secara kita sudah memilih teman itu sudah berdasarkan kesamaan pandangan dan saling memahami perbedaan yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s