#13 Influential Book

Tantangan hari ketigabelas dari #20DaysBloggingChallenge masih berasal dari Ina Partnerinvain. Katanya buku apa sih yang paling berpengaruh dalam hidupmu, Jul?

Sejak kecil suka baca, aku mulai membaca buku-buku pelajaran SD punya kakakku (belajar membaca dan menulis) itu pada usia 3 tahun. Ketika masuk SD, ayahku pun membelikan kami majalah bobo mungkin karena anaknya makin suka baca gitu ya, selain majalah juga buku-buku cerita bergambar dan dongeng.

Ketika aku kelas 5 SD, aku menemukan novel agatha christie yang judulnya Pembunuhan di Orient Express di tumpukan buku koleksi ayahku. Buku ini menjadi novel pertama yang aku baca, dan sejak itu pula aku jatuh cinta pada tulisan-tulisan beliau. Tapi karena belum bisa beli buku sendiri akhirnya aku cuma baca buku-buku yang ada di lemari aja. Semua buku serial ilmu pengetahuan Life yang banyak itu, trus buku-buku ensiklopedi, buku tentang ilmu pengetahuan untuk anak yang udah dijilid sama ayahku ada sekitar 6 jilid (tentang listrik, petir, warna, macam-macam gitu deh) dan buku-buku agama. Masih ingat salah satu judulnya Pramuka di Padang Mahsyar. Semua buku-buku ini masih ada sampai sekarang di lemari buku di rumah.

Aku termasuk anak yang rajin menabung (di celengan maksudnya). Sejak SD memang sudah mulai menabung tapi belum berani untuk pergi kemana-mana sendiri. Ketika SMP mulai berani dilepas orang tuaku untuk pergi berenang sama teman-teman sekolah atau jalan ke toko buku, aku mulai ngumpulin buku dengan uang tabunganku. Novel pertama yang kubeli adalah agatha christie judulnya Mr Quin yang Misterius harganya 6000 hahhaa murah banget deh. Trus karena elex media mulai menerbitkan komik-komik jepang, akhirnya ikutan juga deh beli dan koleksi. Novel lima sekawan, trio detektif, pasukan mau tahu, serial goosebumps. Entah kenapa aku gak suka minjam buku atau baca buku di toko. Aku selalu ingin memiliki buku itu, baru membacanya. Jadi rela deh nabung buat beli buku.

IMG_3723

Buku yang aku suka biasanya memang seputar cerita kriminal (jangan-jangan aku memang berjiwa kriminal ya?) tapi ga semua juga sih yang aku suka tergantung siapa penulisnya. Yang jelas aku kurang suka baca novel romantis. Kalau ditanya penulis favorit udah pasti agatha christie, jane austen, enid blyton dan ahmad tohari. Cerita-cerita mereka asik dibaca, kaya dengan deskripsi dan hidup.

Tapi ada satu buku yang memang sangat berpengaruh dalam hidupku. Judulnya Para Pencari Tuhan yang ditulis Syaikh Nadim Al-Jisr.

Aku memang pembaca segala sih, bahkan buku-buku pelajaran kakakku kadang kubaca. Misalnya buku Belajar Mengetik 10 jari punya kak Nana. Aku belajar dari buku itu sampe bisa ngetik 10 jari pake mesin ketik jaman dulu yang pake kertas karbon itu lho. Makanya ketika ada buku ini di jajaran buku di lemari langsung aku samber. Sebenarnya ini bukan buku ayahku tapi bukunya pacar kak Dewi.

Buku ini menceritakan tentang seorang yang mencari kebenaran adanya Tuhan melalui ayat-ayat yang diturunkannya berdasarkan filsafat dan ilmu pengetahuan (science).

Pas ketauan baca buku ini, ayahku sempat marah. Dia bilang gini, “ngapain kau baca buku itu. Nanti kau bisa gila kalau gak paham.” Tapi dengan cuek aku tetap aja baca. Ketika berada di pertengahan buku, aku memang sempat terpengaruh dengan pemikiran bahwa Tuhan itu nggak ada, kalau ada dia dimana? Buktinya mana?

Trus aku berdiskusi dengan temanku namanya Philip, dia seorang Katolik. Kebetulan kami pas banget satu kelompok magang apoteker. Philip ini orangnya sangat toleran dan nggak fanatik. Maka aku pinjamlah alkitabnya dan kami mendiskusikan beberapa ayat dalam al-Qur’an dan alkitab (perjanjian lama) yang memang mengandung ajaran yang mirip. Tapi Philip mengingatkan aku bahwa pernyataanku tentang apa yang kubaca di buku bahwa Tuhan itu nggak ada itu salah. Dia suruh aku baca sampai habis.

Dengan sembunyi-sembunyi aku pun kembali membaca buku itu, dan sensasi yang aku rasakan memang sangat berbeda. Ketika membaca kenyataan dari segala bentuk ciptaanNya, aku bahkan merasakan dengan lebih jelas bahwa Tuhan itu ada. Dan Ia begitu Maha Besar (ini sampe merinding ingat momen aku menyadari keberadaan Tuhan ketika selesai baca buku itu).

Beginilah penampakan bukunya:

Para Pencari Tuhan

Para Pencari Tuhan

gambar diambil dari sini.

Tentu saja buku lain yang berpengaruh dalam hidupku adalah kitab suci ummat Islam (Al-Qur’an) dan kitab suci ummat farmasi (Farmakope Indonesia)😀.

10 thoughts on “#13 Influential Book

  1. Gilingan Kak Jul. Berat bener bacaannya. Aish jadi pengen baca deh. Beberapa hari terakhir ini bacaan saya cemen. Bram Stoker Dracula hasil download di Kobo. Hahaha. Itu aja bacanya kalo malem dah kebayang-bayang ada Dracula di samping saya.😛

  2. sama ya Kak… jaman SMP sampe SMA aku suka novel misteri, selain ntu suka buku yang berhubungan dengan keTuhanan gt. bahkan sempet baca buku-buku penjelasan 4 agama karena di usia itu sejujurnya aku pengen nemu Tuhanku sendiri bukan karena agama keturunan ^^

    Nice Post!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s