#9 Piala Dunia dan Bakti Sosial

Yah gitu deh judulnya memang nggak nyambung. Gak apa-apa karena selain aku posting tantangan terakhir dari Idana (oya kawan-kawan mohon doanya ya buat bapaknya Idana yang saat ini sedang sakit semoga lekas sembuh) untuk #20DaysBloggingChallenge, aku juga mau posting tentang pengalaman pertamaku ikut bakti sosial sebagai apoteker di lokasi pengungsian warga yang kena banjir.

Oke, kita ngomongin yang pertama dulu ya tentang tantangan terakhir Idana:

jagoanmu di piala dunia nanti siapa ? taruhan lagi kita yaaa

Ya ampuun Idanaa, jagoanku dari jaman pertama nonton piala dunia tahun 1986 di Mexico itu belum berubah sampe sekarang yaitu Perancis. Kenapa ya?

Ceritanya dulu itu aku masih SD, siaran televisi cuma ada TVRI yang menjalin persatuan dan kesatuaaan itu, dan acara olahraganya adalah hanya Arena dan Juara dan hanya pada hari minggu jam 12 siang. Mulai dari kejuaraan renang, badminton, tinju, sepakbola, karate, tennis dan semua cabang olahraga aku tonton. Jadi nggak heranlah kalo aku tau Liem Swie King, Morten Frosthansen, Rashid Sidek dan segala macam pemain badminton atau petinju-petinju jaman Elias Pical gitu aku masih nonton itu pertandingannya. Bahkan saking gila nonton bola dari kecil salah seorang sepupuku selalu manggil aku si Adjat (dari nama pemain Persib Adjat Sudradjat -___-).

Sejak pertama nonton sepakbola yang liga-liga nasional macam Persib, PSMS dulu aku udah suka dengan yang namanya sepakbola. Makanya pas piala dunia di Mexico itu ya aku ikutan nonton walaupun ngumpet-ngumpet karena siarannya kan tengah malam gitu takut diomelin pak Hardy kalau ketauan. Bayangin aja betapa tersiksanya nonton bola dengan suara kecil trus kalau gol pun aku ga bisa teriak gitu. Lho kenapa pak Hardy gak diajak nonton aja Jul? Duh pada gak tau ya? alm ayahku itu ga suka nonton bola, gak suka nonton badminton, apalagi tinju pokoknya kalau udah aku nonton pertandingan olahraga apa aja gitu dia udah suntuk aja.

Ceritanya di piala dunia mexico itu aku udah punya pemain favorit namanya Michel Platini (udah bisa dibayangkan betapa jadulnya itu -___-). Yah ga ngerti juga kenapa aku ngefans mungkin karena gayanya yang pecicilan pas di lapangan kayanya rajin gitu ngejar bola. Pada saat itu mungkin karena masih SD jadi belum ngelirik pemain-pemain Itali. Tahun 1986, pemenangnya adalah Argentina dan entah kenapa aku tuh antipati banget sama Diego Maradona apalagi ada kejadian gol tangan Tuhan ciptaannya.

Nah, pas piala dunia 1990 baru deh paham yang namanya cowo-cowo ganteng karena aku udah SMP ya kan? Tapi tetep aku mengidolakan tim Le Blues ini walaupun nggak lolos ke babak semifinal (bener nggak sih, dah lupa gitu).

Yang aku masih ingat banget tahun 1994 itu pertandingan final piala dunia pas banget dengan ujian umptn hari kedua. Demi nonton final piala dunia aku rela begadang demi membela tim Itali yang melawan Brazil yah walopun kalah juga gitu.

Selain nonton pertandingan besar semacam piala dunia, aku juga rajin begadang nonton liga inggris, itali sampe bundesliga yang belakangan hadir di siaran tivi dulu. Tapi sejak 2006 aku mulai jarang nonton waktu itu bahkan piala dunia aja aku nontonnya sambil membelakangi televisi tapi suaranya didengerin gak tau kenapa yang jelas saat itu aku sedang mengandung enrico mungkin enriconya lagi nggak mau nonton kali ya? Tapi setelah lahir ternyata dia suka juga tuh nonton sepakbola dan badminton plus tinju (sama kan dengan emaknya?).

Mulanya ikutan taruhan bola itu sih iseng, tapi belum pernah taruhan duit. Jadi dulu itu aku sering iseng nebak skor pertandingan dan entah kenapa sering benar padahal aku nebaknya nggak berdasarkan prediksi kaya ahli-ahli sepakbola gitu cuma nyeplos aja. Karena keseringan tepat menebak skor akhirnya beberapa orang seniorku yang gila judi bola dan togel sering datang meminta petunjuk (macam betol aja kau Jul). Bang Hendra nanti tiba-tiba datang, “Dek, MU sama Barcelona berapa-berapa?”, trus aku jawab “2-0 bang Barca menang.” Trus dipasangnya dan menang. Mula-mula aku ga paham kalau tebakanku sering benar dan tiba-tiba aku dibeliin mie ayam di kampus lama-lama aku dengar kabar dari beberapa temanku kalau itu hasil menang main judi bola jadilah aku tak mau ditraktir lagi. Pernah terlintas mau buka praktek “Terima Tebak Skor” (kalo ini bohongan sih).

Nah trus aku mau cerita pengalamanku hari ini. Pengalaman pertama jadi relawan di bakti sosialnya KKAB (kalau mau tau kkab ini googling aja ya woi nanti aku dibilang iklan pulak). Ceritanya aku diajak ani karena mereka membutuhkan apoteker untuk pengobatan gratis. Karena aku kepengen tau kaya apa sih jadi relawan plus ya daripada ga bisa kasi bantuan materi yang besar kenapa aku ngga membantu dengan jasa aja? Jadi pagi-pagi jam 6.30 aku udah berangkat dari rumah menuju lokasi di Jalan Tanjung Sahyang Cawang (ini lokasi banjir paling populer karena banyak banget baksosnya).

Ternyata di sana ada 12 dokter dan cuma ada 4 orang apoteker bayangin aja kaya apa riwehnya memberikan obat ke pasien dimana lokasinya yang begitu seadanya. Pasien nggak berhenti sejak jam 9 sampai jam 12 dan kami istirahat makan siang. Aku sempat pusing mungkin karena memang ga kuat berdiri lama-lama tapi setelah duduk sebentar udah bisa ikut bantu lagi. Mulai dari menyiapkan obat, menulis etiket sampai memberikan konsultasi pada saat penyerahan obat. Benar-benar seperti di apotek beneran. Dan pengalaman ini sangat berharga buatku.

Merasa bersyukur karena terhindar dari bencana banjir, dan mampu untuk mengobati diri sendiri atau berobat di tempat yang lebih layak. Semoga bencana yang terjadi di Indonesia dan seluruh dunia cepat berlalu ya.

1618547_10201910271817620_781372607_nwith Asri, picture from Fransisca Asri

1551710_10202616760115653_1657466335_nhoree dapat piagam

2 thoughts on “#9 Piala Dunia dan Bakti Sosial

  1. Wuaaaaah. Kak Jul beneran gak mau buka kios tebak skor? Kalo iya saya bantu promosiin deh.
    Kalo soal bola mah saya nol besar tahunya. Sama sekali gak tahu. Hehehehe.
    Salut buat kerja relawannya Kak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s