#6 Move On dan Cinta Pertama

Tadi judulnya mau dibuat gini “Move On dari Cinta Pertama” tapi kata dari diganti dengan kata dan. Apakah aku belum move on juga dari cinta pertama? Makanya dengerin dulu ini.

Aku mendapat 5 judul tantangan posting dalam rangka #20DaysBloggingChallenge dari adekku Idana yang kemaren udah bersarang laba-laba gitu blognya alhamdulillah gara-gara baca blogku dia jadi kepengen nulis lagi (abis ini mau ngecek kow udah posting apa belom dek? *nyiapingolok).

Kata Idana, 5 pertanyaannya itu dibuat dalam 5 postingan tapi 2 pertanyaan pertama aku gabung dalam 1 postingan. Ini tantangannya:
1. gimana caranya agar bisa ngelupain mantan yang sangat- sangat dicinta, biar bisa move on gitu kak :P
2. gimana kriteria cowok yang bisa bikin kow naksir plus jatuh hati pada pertemuan pertama.

sebenarnya kalau cuma teori aja sih tantangan nomor 1 itu gampang bangeeet dek, aku malah bisa bikin judul gini 7 cara ampuh move on dari mantan pacar. Tapi prakteknya agak sulit di beberapa orang, ada juga yang gampang banget gak pake niat udah langsung move on aja tergantung sama siapa itu mantannya :p.

Terus terang aku ini bukanlah orang yang gampang banget jatuh cinta. Seumur hidup aku pernah sangat mencintai seseorang itu baru satu kali aja, bukan berarti sesudah itu ga pernah ya mungkin pernah tapi cepat berlalu gitu berarti nggak cinta kan? cuma suka aja. Sebenarnya pertanyaan Idana yang pertama itu kan gara-gara aku belum bisa move on dari mantan yang terakhir (bukannya belum mantan ya kita? #abaikan). Nah menurut Idana aku ini gagal jadi #DutaMoveOn2013 padahal aku udah berhasil pindah rumah, mungkin aku kudu pindah kerjaan ya? Oke.

Untuk bisa ngelupain mantan yang sangat dicinta itu ga perlu sebenarnya. Kenapa ga perlu? Karena dengan mencintai seseorang kita akan lebih bahagia meskipun mungkin orang itu bersama orang lain (tsaaah sok bijak gini kow Jul? *dikeplak). Tapi bukan berarti pula kita harus berada dalam kenangan indah bersama sang mantan. Karena life must go on (ini status facebook almarhum Epo kawanku yang meninggal setelah nulis status itu. jadi serem ya). Kaya postinganku sebelumnya dek, kita boleh berpisah untuk menjalani hidup masing-masing tapi jangan lupakan semua pelajaran yang sudah kita dapatkan selama bersama orang itu.

Ini ada kaitannya dengan tantangan Idana yang nomor 2 tentang cowo seperti apa sih yang buat aku bisa jatuh cinta pada pandangan pertama? Ada. Dan aku percaya dengan Love at First Sight itu. Bukan cuma di lagu-lagu lho. Kebetulan laki-laki ini juga cinta pertamaku (bahkan sampai hari ini aku masih sayang deh sama dia). Namanya Aldian Irfan.

Kayanya udah pernah aku ceritain di postingan lain bahwa aku pertama kali ketemu Aldian itu pas pengumuman masuk SMA negeri di Medan. Waktu itu usiaku 14 tahun (ckckckck umur segitu udah jatuh cinta aja?). Aku lihat si Aldian ini lagi duduk di atas motor, dah kaya di iklan-iklan p*nds gitu yang senyummu mengalihkan duniaku. Karena aku langsung terpaku gitu sama dia (bahasanya tolong yaa jangan dilebay-lebaykan gitu). Tapi ya gitu namanya anak SMA jaman dulu kan masih malu-malu cuma senyum aja gak pake kenalan. Mikirnya sih dia pasti masuk SMA yang sama denganku (ceritanya aku lulus donk masuk situ).

Tapiii ternyata penonton kecewa. Pas udah mulai masuk sekolah si Aldian ini gak nongol-nongol tampangnya baik di kelas 1 ataupun kelas 2 dan 3. Aku pikir sih pertama dia senioran karena kan kelas 1 dulunya masuk siang, kalau senior masuk pagi mungkin belum ketemu aja. SMA kelas 1 itu aku langsung aktif di ekskul sekolahan, ikut pengajian anak rohis, masuk pramuka, paskibra dan pmr. Tapi si Aldian gak ada juga deh.

Jangan sedih dulu, namanya jodoh gak kemana kan? Suatu hari si Erna ngajakin aku datang ke ultah sepupunya. Taraaa di sanalah aku ketemu lagi dengan Aldian dan emang dunia gak besar-besar bangetlah ternyata si ALdian ini teman dekatnya Ardha yang merupakan temanku sekelas (ckckck kaya sinteron bener deh ini). Jadilah kami dikenalkan pada saat itu cie cieeee. Dan karena memang ya gitu anak jaman dulu kan malu-malu ya, apalagi si Aldian ini emang pemalu juga sih dan pendiam akhirnya dia baru berani menyatakan cinta pada saat masa-masa menjelang ujian umptn (jaman dulu istilahnya umptn sekarang apa ya? spmb bukan ya?).

Aldian ini long lasting love buatku meskipun kami putus setelah pengumuman umptn (aku lulus, dia enggak) trus lanjut kuliah masing-masing tapi aku ga pernah bisa move on dari dia (hatinya). Walaupun masing-masing punya pacar baru, tapi bisa tiba-tiba aldian ini datang ke rumah pas malam minggu tanpa pemberitahuan, kalau pas aku lagi nggak ada yang apelin dia duduk aja gitu di teras rumahku berdua sama aku tapi karena memang pendiam kalau ngobrol sama dia banyakan aku yang ngomong. Dia cuma senyum-senyum aja sambil lihatin aku. Tapi kalau pas dia datang trus ada pacarku, dia langsung balik lagi sambil ngegas-ngegas motornya (ceritanya merajok gitu padahal pun dia punya pacar juga *jitak*). Abis itu nelpon aku dan ngajakin berantem karena jealous.

Setelah 10 tahun kami putus, pada suatu hari aldian datang ke rumahku setelah dia merantau dan punya pekerjaan. Jadi ceritanya dia jelasin ke aku bahwa dia minder karena nggak bisa lulus umptn dan kuliahnya di perguruan tinggi yang biasa-biasa makanya setelah dia kerja baru dia berani datang lagi pun buat melamarku untuk menikah (so sweet kaaan). Tapi kenapa aku ga jadi nikah sama dia ya? Itulah memang aku yang salah sih (maaf ya๐Ÿ˜ฆ ).
Begitu pun aldian dengan besar hati datang ke resepsi pernikahanku, bahkan ketika aku sedang dalam masalah besar dia tetap memberikan support. Sekarang Aldian sudah menikah (dia nikah beberapa bulan kemudian setelah aku) tapi belum punya anak sih katanya. yang jelas aku dan aldian masih bersilaturahmi sekedarnya aja, karena memang kami punya lingkungan teman-teman yang sama. Sekali-sekali tukar kabar gitu aja karena udah punya jalan hidup masing-masing.

Makanya aku bilang mantan itu gak harus dilupakan ya gitu, tetap bisa silaturahmi dan tukar kabar tapi harus tetap move on menjalani hidup masing-masing.

Mau tau kaya apa tampang si aldian?

MUHAMMAD FAISHALberada di antara 3 orang teman-temanku yang lain, aldian paling kanan

Tapi ini bukan bicara tampang kan? Kalau cuma jatuh cinta pada pandangan pertama kan belum tentu bisa jatuh cinta pada pandangan selanjutnya. Karena setelah aldian aku pernah merasa jatuh cinta, kemudian ada yang ternyata abis itu ilfeel, ada juga yang berubah seratus persen jadi muak, benci tapi yang terakhir ini memang masih merasa yang sama. Nah seperti itu lho dek kriteria cowo yang aku cari. Nggak boleh sebut nama nanti ditangkap kpk aku :p.

8 thoughts on “#6 Move On dan Cinta Pertama

  1. Wuaaaah. Udah hari ke 6 dan boleh ya Kak nagsih tantangan lebih dari satu? *nyesel* hahahaha.
    Kok tahu siiiih kalo ada yang bakalan penasaran sama Aldian? hahaha.
    Btw setuju banget kak soal move on gak harus melupakan semua-muanya. Keren deh cara move on yang ditulis dimari..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s