SOTOJI-Soto Siap Saji

Sekitar semingguan yang lalu, teman-temanku di grup dblogger sibuk share postingan mereka tentang SOTOJI, seperti biasa aku memang lebih sering buka notifikasi melalui hp, jadi kalau ada share link belum tentu aku buka juga itu link.
Tapi beberapa kali aku komen, nanya Sotoji itu apa sih? Trus dikasi pula link-nya sama anny dan aku pun belum buka-buka juga *digetokanny*๐Ÿ˜€

Pas lagi sibuk main sims social, tiba-tiba mataku menatap sebuah iklan di sidebarnya facebook sebelah kanan, tulisannya gini kira-kira “SOTOJI bekerja sama dengan depok blogger menyelenggarakan lomba blog berhadiah bla bla bla”. Trus aku mikir, ooo ini yang Sotoji kemaren itu yang disebut-sebut kawan-kawanku. Tapi itu pun tak kubuka juga linknya *mulaimentungindirisendiri*.

Sampai pada suatu hari aku lagi kambuh rajinnya blogwalking, dan terdamparlah di blog mas iman sulaiman yang sedang membahas tentang Sotoji ini dengan lomba berhadiah iphone kalo gak salah. Terus terang aku lebih tertarik dengan SOTOJI-nya daripada lombanya (sumpah,beneran deh *cengir*), nah berdasarkan wangsit-wangsit dan petunjuk dari mas iman itu aku pun akhirnya mendaftarkan diri sebagai salah seorang tester untuk merasakan cemana sih rasanya SOTOJI itu, aku kirimkan biodata lengkap dan menunggu sample SOTOJI dikirim.

Nggak ada seminggu, akhirnya taraaaaaaaa

SOTOJI

tiga bungkus SOTOJI itu pun akhirnya sampai di meja kerjaku. tapi bukan berarti aku bisa langsung ngerasain, karena di kantor emang gak ada kompor gitu buat bikin-bikin mi instan. AKu rencanakan untuk membawa pulang salah satu sample SOTOJI-nya ke rumah. Kenapa cuma satu? Karena males mbawa plastik tambahan buat bawa tiga-tiganya, kalo cuma satu kan bisa diselipin di tas leptop.
Sampai di rumah ternyata aku lupa dan akhirnya bungkusan SOTOJI itu pun aku bawa balik lagi ke kantor *selftoyor*.

Supaya gak lupa karena memang aku paling jarang buka tas leptop kalo pas sampe rumah, maka SOTOJInya aku pindahkan ke tas yang ada dompetnya, nah itu mah pasti dibuka mulu tasnya. Sampe di rumah, aku keluarkan bungkusan SOTOJI-nya, tapi dasar malas aku belum juga mau masak.
Dan dalam waktu satu minggu sejak sample itu datang barulah aku mencoba memasaknya (masih mau nyoba pulak ini).
Sesuai petunjuk, aku panaskan air di panfry sedikit aja karena aku gak suka terlalu banyak kuah, semua bumbu-bumbu diletakkan di dalam mangkok, dan setelah air mendidih sohunnya dimasukkan, plus telor yang diceplokkan ke dalamnya (aku lebih suka langsung mencampur telor daripada merebus terpisah), trus jamurnya juga ikutan direbus.
Setelah merebus dalam waktu yang dirasa cukup dan mencampur semuanya, aku kasi enrico buat nyobain, dan dia gak doyan hehe. Trus aku deh yang makan, percobaan pertama ini, rasanya lumayan enak tapi entah kenapa ada semacam bau apek dari jamurnya. Tapi bumbu dan kuahnya enak.
Dan aku gak mampu menghabiskan sohunnya.

Pada percobaan kedua, tiga hari kemudian (kan samplenya tiga), aku memasukkan jamur terakhir dan membuatnya direbus dalam waktu lebih singkat, ternyata hasilnya jamurnya masih agak bau apek tapi rasanya lebih kenyal dan empuk. Lebih enak. Dan seperti biasa aku kembali tak mampu menghabiskan sohunnya.

Akhirnya pada sample terakhir, bau apek dari jamur tidak ada samasekali, dan dengan merebus dalam waktu tak terlalu lama membuat jamurnya terasa lebih kenyal, tapi aku tetap gak mampu menghabiskan sohunnya.

Secara keseluruhan SOTOJI itu enak lhooo malah aku jadi pengen makan lagi ini, tapi sayang kalo kata sang mimin sotoji harus beli minimum 1 dus dan untuk makanan instant bagiku jumlah sebanyak itu tidak baik. Dan mungkin sohunnya terlalu banyak (atau porsiku aja yang aneh?).
Etapi aku gak ikutan lomba deh, ini review aja sapa tau dapat gratisan 3 pcs lagi (ngarep is a must).

Terima kasih ya SOTOJI atas samplenya yang enak๐Ÿ˜€.

SOTOJI siap disantap pake mangkok spongebobnya pinjem dari enrico

18 thoughts on “SOTOJI-Soto Siap Saji

  1. Hahahahaha… aroma jamurnya emang kurang menarik, tapi kalo dikasih jeruk nipis jadi ilang deh aromanya (juga kecap dan cabe rawit merah)๐Ÿ˜€

    Haiiii, Julie…..๐Ÿ™‚

  2. Apa mungkin sounnya mengembang banget jadi kayaknya banyak banget sampai gak sanggup habiskannya Jul?
    Tapi aku sih juga nyobain… secara aku tak tahu cara masak soto hehehe… jadi pengen cari yang instant aja.

  3. aku sudah nyoba sampelnya Mbak,
    tapi belum bikin reviewnya
    rasa kuah dan sounnya enak sih klau menurutku
    tapi aku nggak terlalu suka sama jamurnya
    heheheh
    berasa makan karet dan gimanaaa gitu rasanya

  4. Sohunnya dikit kok, masak nggak habis? Berarti memang porsi makanmu yang terlampau sedikit hehe

    Salam kenal, ya! Aku tunggu kunjungan baliknya๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s