Paspor Online-Mandiri Tanpa Calo

Ini adalah postingan yang kuulang untuk keempat kalinya setelah tiga kali posting di blog julie blogdetik dotkom dan hilang tanpa bekas, padahal udah janji kesana kemari bakal posting saat aku mengurus paspor sendiri via online.

Tahun 2006 pertama kalinya aku bikin paspor, saat itu aku mendapat reward dari perusahaan tempat aku bekerja dulu terpilih sebagai 1 dari 60 Store Manager yang boleh jalan-jalan gratis ke Singapore. Karena saat itu aku belum punya KTP Jakarta padahal udah 2 tahun menghuni Jakarta, maka rengek sana sini ke ayahku minta dibikinin paspor dari MEdan. Bikin paspor itu sepengetahuanku adalah melalui calo, jadi kita cuma menyiapkan berkas-berkas berupa akte lahir, ijazah terakhir, KTP, kartu keluarga dan surat pengantar dari perusahaan yang menyatakan bahwa aku akan mengikuti reward tour di Singapore. Maka entah cemana caranya ayahku pun menghubungi seorang calo yang kami panggil Tengku (orang Aceh pulak dia). Dan aku khusus terbang ke Medan dari Jakarta untuk melakukan proses foto-foto, wawancara dll dengan jalur singkat dan pendek mengingat berjubelnya manusia di kantor imigrasi Medan itu.

Ternyata waktu 5 tahun itu singkat sekali, sekitar Januari 2011 pasporku itu pun expired sementara aku harus menunaikan tugas ke Sabah, Malaysia pada tahun kemaren itu. Di perusahaan tempatku bekerja yg sekarang, ada seorang karyawan yang tugasnya khusus bagian General Affair, macam-macam percaloan surat dia tau. Nah, karena aku males ngurus paspor ke imigrasi jadi aku minta tolong si Hasyim ini buat mencalokan pengurusan pasporku. Eh, dia malah bilang dia gak sempat dan ngasi aku sebuah brosur

Brosur Pendaftaran Permohonan Paspor Online

Karena memang harus ngurus paspor baru, terpaksa kubaca-baca itu brosur. Ternyata isinya adalah petunjuk cara pengurusan paspor online. Wah seru ini kayanya. Nih caranya:

Pertama-tama siapkan dokumen-dokumen berikut ini:
– KTP
– Kartu Keluarga
– Akte Kelahiran
– Ijazah terakhir
– Surat Ijin dari instansi/perusahaan

Semua dokumen-dokumen itu discan dalam format jpg tidak berwarna (grayscale) ukuran maksimal 60 kb.

Lalu, masuklah ke situs http://www.imigrasi.go.id yang merupakan situs resmi dari Ditjen Imigrasi Republik Indonesia. Situs ini loadingnya cepat gak pake lama (atau ini karena aku pake nusanet ya? Promo sapa tau dibayar bang Rully :D).
Setelah berada di situs ini, cari “Layanan Permohonan Paspor Online” lalu diklik, maka masuklah ke dalam menu INFORMASI PERMOHONAN, pilihlah “Pra Permohonan Personal”.

Isilah formulir Pra Permohonan di sana dengan sebenar-benarnya mulai dari nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, no kartu identitas dan jangan lupa untuk paspor perorangan pilih jenis paspor 48H perorangan karena utk yg 24H itu hanya khusus TKI.

Setelah formulir pertama diisi penuh, klik “Lanjut” untuk mengisi formulir kedua, dan formulir ketiga yang merupakan formulir berisi dokumen-dokumen yang harus diupload. Semua dokumen yg di atas tadi diupload ke masing-masing tempat. Setelah selesai proses upload lanjutkan dengan mencetak (print) TANDA BUKTI PRA PERMOHONAN.
Istimewanya dalam proses pra permohonan ini adalah kita bisa memilih kantor imigrasi mana yang akan kita tuju untuk proses pengurusan paspor demikian pula dengan harinya. Diberikan masa 2 minggu sejak waktu pra permohonan itu.

Saat aku mendaftar, aku memilih Kantor Imigrasi Kelas I di daerah Kota yang deket banget dengan lokasi Wisata Kota dan Batavia Cafe.
Aku datang pagi-pagi sekitar jam 10 (sebenarnya ini udah gak pagi lagi sih), dan langsung nanya ke abang-abang resepsionis yang unyu. Katanya harus beli map utk formulir permohonannya. Beli map plus sampul buku paspor seharga 7000 rupiah, lalu masuk ke ruangan pengurusan paspor ke sebelah kiri untuk meminta formulir kosong permohonan pengurusan paspor. Isi dengan lengkap form ini. Selanjutnya kita mengambil nomor antrian sesuai loket yang akan dituju, karena aku sudah mendaftar by online maka loketnya dibedakan. Ada 4 loket di sana, Loket 1 utk pengurusan online, loket 2 dan 3 utk pengurusan langsung dan loket 4 utk pengambilan berkas.

Himbauan di dinding agar tidak menggunakan calo dalam pengurusan paspor

Bangku di ruang tunggu terlihat penuh, tapi entah kenapa pula ternyata aku gak ada saingan hari itu dan langsung menuju loket 1 karena cuma aku sendiri yang mendaftar online. Beberapa bapak-bapak dan ibu-ibu menatapku heran sambil berbisik-bisik mungkin mereka sebel ya koq aku baru datang udah langsung dilayani di sana sementara mereka udah dari tadi-tadi masih ngantri aja. Setelah aku selesai menyerahkan berkas dan disuruh tunggu sebentar utk proses, bapak-bapak dan ibu-ibu yang tadi segera menuju ke loket 1 itu, mereka nanya-nanya dengan antusiasnya tentang cara daftar online itu. Cuma sekitar 20 menitan akupun dipanggil ke loket 4, diberikan nomor urut utk pembayaran biaya pengurusan paspor besarnya Rp. 265.000 dan harus pindah ruangan utk menunggu.

Aku pindah ke ruangan sebelah yang lebih rame lagi, di sebelah kiri adalah loket pembayaran biaya paspor, di bagaian atas dinding tertera jenis-jenis paspor berikut biayanya. Juga tertera nomor berapa yang terakhir dipanggil utk bayar. Ternyata aku cuma beda 2 nomor nih pasti cepet deh pikirku. Tapi kenyataannya lumayan lama juga karena dipotong oleh beberapa calo paspor dan baru 15 menit kemudian aku dipanggil buat bayar. Selesai bayar, petugas memberikan 2 lembaran berupa kuitansi pembayaran dan keterangan selanjutnya utk proses foto dan wawancara, utk foto kita bisa langsung masuk ke ruangan foto. Selesai foto, wawancara dengan petugas imigrasi, biasanya pertanyaan adalah untuk apa kita membuat paspor.
Selama proses pembayaran, foto-foto dan wawancara itu aku cuma nunggu sekitar 45menit. Gak lama donk dibandingkan beberapa orang yang mengurus paspor tanpa calo dan datang langsung sendiri ke sana. Bahkan beberapa orang yang tadi antri di loket pendaftaran bareng aku masih menunggu dipanggil namanya utk diperiksa berkasnya. Gak tau deh mereka sampe jam berapa. Yang jelas pas teng jam 12 itu aku udah makan siang di luar😀

Ternyata asik mengurus paspor via online, mempersingkat waktu dan menghemat biaya.

23 thoughts on “Paspor Online-Mandiri Tanpa Calo

  1. Saya sih belum pernah beranjak ke luar tanah air ini, tapi siapa tahu besok-besok ada keperluan dan kesempatan. dan tulisan di atas mungkin bisa membantu sebagai bahan acuan bagi yang kesulitan mengurus paspor…

  2. aku juga kemarin ini daftarnya online, malah lebih enak ya krn hari itu juga kita bisa langsung foto, berbeda kalau kita daftar lgs disana nanti harus balik lagi untuk foto & interview

  3. Beberapa kali mengurus paspor, sy selalu pakai calo.. memang ada beberapa anggota keluargaku yg ngurus ngga pake calo.

    Biayannya jelas berbeda.

    Nah dengan pencerahan ini , suatu saat saya perpanjang lagi mungkin akan mencoba lewat online deh… dan juga kalau ad teman lain yang mau perpanjang atau bikin baru akan sy sarankan untuk bikin lewat online…

    adelays.com

  4. Waaahhhh …
    Íni info yang sangat berguna nih …
    Internetnya cepat pula …
    mungkin karena belum banyak yang tau ya … jadi loadingnya cepat …

    Mudah-mudahan bisa bagus begini terus kedepannya

    salam saya Jul

  5. ternyata memang lebih enak online ya..
    ga pake antri..

    aku mau bikin juga ahh,tapi nanti kalo dah rencana ke singapure berkunjung ke rumah adekku..
    makasih ya infonya kajol cantik..

  6. Hello Webmaster, I noticed that https://gerhanacoklat.wordpress.com/2012/02/09/paspor-online-mandiri-tanpa-calo/ is ranking pretty low on Google and has a low Google PageRank. Now the Google PageRank is how Google is able to see how relevant your webpage is compared to all the other webpages online, if you cannot rank high at the top of Google, then you will NOT get the traffic you need. Now usually trying to get to the top of Google costs hundreds if not thousands of dollars and very highly optimized targeted marketing campaigns that takes a team of experts months to achieve. However, we can show you how to get to the top of Google with no out of pocket expenses (free traffic), no stupid ninja tricks, no silly mind control techniques, and this will be all white hat with no blackhat software or tactics that could possibly land you on bad terms with Google and put you in the dreaded “Google Sandbox”. We’ll show you how to easily capture all the targeted traffic you need, for free, multiple ways to land fast (not months) first-page rankings in Google and other major search engines (Bing, Yahoo, Ask, etc), even show you strategies on how to earn daily commissions just try Ranking Top of Google, please check out our 5 minute video.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s