Poetry Hujan: Ketika Aku Menuliskan Rindu Pada Tetes Hujan

Kau menghapusnya pelan-pelan
dengan lingkaran pelangi berwarna terang

Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh Bang Aswi dan Puteri Amirillis

31 thoughts on “Poetry Hujan: Ketika Aku Menuliskan Rindu Pada Tetes Hujan

  1. singkat padat…tapi kurang satu syarat.Seperti yang dikatakan kang lozz gak ada kata hujannya.(ikut2an sok jadi juri)

  2. iya mbak, kan syaratnya :
    1. ada minimal satu kata “hujan”, yg sebetulnya sih ada di judul, itu tetap bisa masuk menurutku…
    2. Setiap kata kunci “hujan” harus di-link balik, nah ini yg susah karena gak bisa ngelink balik kalo kata “hujan”nya ada di judul..

    puisinya betul2 bagus mbak, tapi coba diedit sedikit, buat nambahin kata “hujan”, biar gak didiskualifikasi…
    sekali lagi saya bilang, puisinya betul2 bagus mbak.. *tepok tangan*
    kapan saya bisa bikin puisi kayak gitu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s