Menopause pada lelaki

Ternyata menopause tak hanya dialami perempuan saja, lelaki pun akan mengalaminya. Menopause pada lelaki dikenal dengan istilah Andropause.

Andropause adalah suatu keadaan berhentinya fungsi maskulin akibat hilangnya fungsi testis atau kelenjar anak ginjal (adrenal) pada seorang lelaki dalam memproduksi hormon testosteron, yang ditandai dengan sekumpulan gejala.

Andropause umumnya mulai terjadi pada usia 40an, 50an, 60an atau bahkan setelah 65 tahun. Gejala dan tanda-tanda terjadinya andropause sangat mirip dengan menopause.

Gejalanya adalah:
1. Produksi testosteron melemah
Seiring depresi, obesitas atau kondisi tubuh lainnya pada pria maka produksi testosteron akan melemah, namun tidak lantas berhenti total. Perbedaannya dengan menopause adalah meski usia terus menua dan mengalami andropause, seorang lelaki masih bisa terus memiliki anak.

2. Tubuh panas-dingin
Sama seperti gejala menopause pada perempuan, lelaki juga mengalami panas-dingin. TUbuh panas dan berkeringat ekstrem, lalu mendingin. Gejala ini diikuti dengan rasa pusing dan mual. Biasanya terjadi dalam waktu beberapa menit saja danterjadi dalam waktu 2 hingga 4 jam.

3. Perubahan mood
Perubahan mood merupakan hasil dari fluktuasi pada hormon saat menopause. Hormon mempengaruhi level serotonin otak, yang kemudian mempengaruhi mood. Mood akan positif jika level serotonin naik dan akan negatif jika levelnya turun.

4. Gairah seks menurun
Gejala paling umum yang terjadi pada andropause adalah penurunan libido. hampir 80 persen lelaki mengalami gejala ini.

Penyebab andropause
Andropause disebabkan oleh menurunnya jumlah hormon seks tertentu dalam tubuh seorang lelaki seiring proses penuaan, terutama testosteron. Pada saat yang sama, faktor lain dalam tubuh yang disebut globulin pengikat hormon seks (Sex Hormone Binding Globulin atau SHBG) meningkat. SHBG mengikat lebih banyak testosteron yang beredar dalam darah dan membuat testosteron tidak dapat mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan-jaringan tubuh. AKibatnya testesteron yang tersisa semakin sedikit untuk menjalankan fungsinya.

Untuk mengatasi dan mencegah gejala-gejala di atas sebaiknya melakukan penggantian hormon yang hilang secara berkala yaitu dengan cara istirahat yang cukup, berolahraga, makan makanan yang bergizi, stop merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.

dari catatan training

50 thoughts on “Menopause pada lelaki

  1. wah baru tahu saya hehe.. kalo gejalanya seperti itu tapi kok banyak juga kasus kakek2 yang memperkosa gitu ya.. berarti si kakek sehat kali ya hehe

  2. Selamat pagi sahabat tercinta
    Saya datang untuk mengokoh-kuatkan tali silaturahmi sambil menyerap ilmu yang bermanfaat. Teriring doa semoga kesehatan,kesejahteraan,kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan kepada anda .
    Semoga pula hari ini lebih baik dari kemarin.Amin

    Jangan ketinggalan, ikuti acara “Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia” hanya di BlogCamp.
    Klik :http://abdulcholik.com/2010/08/01/gelar-puisi-aku-cinta-indonesia/

    Terima kasih.
    Salam hangat dari Surabaya

  3. nice info mbak jul, tapi menurut saya mah wajar kalo udah tua gag ngejreng kayak sewaktu muda. kalo Udah tua masih kayak anak muda kasihan istrinya lah mbak:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s