Narcissa

menurut wikipedia Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang narsisme tidak selalu percaya diri di depan umum, namun bisa juga ditunjukkan dengan suka memfoto diri sendiri.

tapi tak selamanya semua orang yang sering memotret dirinya sendiri juga boleh dikatakan narsis, apalagi dengan banyaknya media social yang mengharuskan mereka mengupload foto untuk keperluan profil.

rasa mencintai pada diri sendiri yang berlebihan pada orangorang yang tergolong narsis biasanya menyebabkan setiap hal selalu menuju pada dirinya.
contoh paling mudah adalah, seorang narablog yang narsis biasanya akan memposting tentang dirinya dalam setiap postingan, apa warna rambutnya, bagaimana bentuk tubuhnya dll. acapkali ia memuji dirinya baik secara langsung ataupun tidak misal ia memposting tentang hari ini bertemu temannya yang takjub melihat penampilannya yang cantik, itu sebuah pernyataan tak langsung untuk mengakui bahwa dia cantik.
ada pula dalam komentar, biasanya orang narsis mengkomen sebuah postingan dengan cerita yang ujung2nya tentang dirinya sendiri.

apakah aku termasuk dalam golongan orang yang narsis?

ketika aku membaca sebuah pernyataan dari seorang narablog yang menuduh bahwa aku sangat narsis, gila popularitas dan eksistensi, aku merasa sangat shock dan lalu mencoba membaca kembali postingan2ku. rasa2nya aku lebih sering posting puisi dan prosa kalaupun harus cerita tentang aku sedapat mungkin aku batasi.
tapi bila pun memang aku dianggap narsis dan gila popularitas, aku memohon maaf karena tujuan awalku menjadi seorang narablog bukan untuk menjadi Julie yang populer dan eksis.

Ketika pertama kali aku menulis di blog bulan July 2008 di serpihan gerhana, sematamata hanya untuk mengobati luka hatiku karena kehilangan seorang ibu dan seorang suami dan lalu harus kehilangan seorang ayah. Blog bagiku adalah sebuah buku harian digital yang aku boleh menuliskan apapun yang aku rasakan dan aku pikirkan.
Dalam perjalananku menulis itu aku menemukan persahabatan, cinta dan juga permusuhan, semua adalah proses alami dan manusiawi.

114 thoughts on “Narcissa

  1. julie….
    jangan dengerin dech kata orang…
    selama kita ngeblog untuk hal yang postif… narsis ga jadi masalah🙂
    *harap maklum, itu pendapat orang narsis hihi*

    tetep semangat ya julie ^^

    have a nice day dear ^^

  2. (Maaf) izin mengamankan KELIMAAAX dulu. Boleh, kan?!
    Apalah namanya, ngeblog tetaplah sebuah aktivitas guna menyalurkan hasrat untuk berbagi. Saya yakin dari proses itu akan banyak yang bisa diperoleh baik oleh pemilik blog maupun para pembaca

  3. narsis bagian dari sifat manusia, cuman kadarnya berlebihan ato biasa saja. mo berlebihan emang sudah wataknya gitu jg masih oke2 aja. kebanyakan orang iri kalo liatin orang jadi populer dan terkenal. jadi komen dgn nada2 miring pasti pernah di dengar. salam populer hihihii.
    biar narsis yg penting tetep eksis.. 🙂

  4. rasa cinta pada diri yang biasa disebut dengan narsis itu dalam kadar tertentu justru dibutuhkan. Kecintaan pada diri akan membuat kita secara naluri awas terhadap ancaman (contoh paling sederhana adalah kalau menyebrang kita akan lihat kiri kanan karena cinta dengan diri).

    Cuma jika kadarnya sudah berlebih yang berbahaya. Karena narsisme akan berubah menjadi penyimpangan sosial. Ujungnya adalah mereasa paling hebat dan bahkan cenderung meniadakan orang lain.

    *)berasa kembali ke kuliah sosiologi perilaku menyimpang…wekekeke…

  5. ketika aku membaca sebuah pernyataan dari seorang narablog yang menuduh bahwa aku sangat narsis, gila popularitas dan eksistensi, aku merasa sangat shock dan lalu mencoba membaca kembali postingan2ku

    berarti saya lebih narsis lagi. tapi bukannya blog itu adalah tulisan tentang diri masing2 juga? jadi kalo disebut narsis rasanya enggak juga deh

  6. Santai aja,mbak Julie kita ngeblog hanya untuk berbagi kok, nggak lebih.
    Oh ya saya turut prihatin atas kehilangannya, yang tabah ya dan tetap semangat ngeblognya!😛

  7. Pingback: berkesempitan « komuter jakarta raya

  8. numpang coret ya Dek hihihi….
    biarkan aja…
    “Anjing menggonggong…si Narcissa tetap bergaya…”
    kan kita sama….(sama-sama Narsis).

  9. Narsis? mengapa tidak!
    Setiap orang boleh dan harus narsis. Apa mau berpenampilan seperti gembel.
    Mbak Julie, pohon yang tinggi lebih banyak diterpa angin dibandingkan pohon yang lebih rendah. Please honey, do your best!

  10. kan blog nya kita mau kita tulis soal apa aja bahkan soal diri kita so what gitu loh… selama blog belum di buat peraturan di larang narsis peduli amat orang bilang apa. kalau menurut aku yang comment seperti itu dia itu fans banget sama kamu hihi🙂 jangan-jangan sudah jatuh cinta kali sama kamu jeng hehe😛

  11. julie, datang berkunjung

    apa kbr sista?
    org mau posting ttg diri sendiri ato ttg apapun, itu kan hak si pemilik blog. Bila pembaca suka ya silahkan dibaca tp bila tdk suka toh kita jg tdk merugikan mrk.

    So, keep smiling sista😀
    soal komentator2 tsb??? lupakan deh!!

  12. sumpah, bukan awak yang ngomong gitu kak… !
    biarkan saja mereka bilang apa, kafilah kan tetap berlalu.. heleh…

    eh, aku cantik bgt ya kak, jadi seneng deh,, *ini narsis apa stress?*
    hehehehehe….

    viva narcissa!!

  13. Ada yang bilang gini:
    Narsis itu syarat biar eksis. Heheh..

    Tapi terkadang kita memang butuh waktu untuk menghargai diri kita sendiri. Dan menurutku itu beda dengan narsis, Kak🙂

  14. wah… jadi kalo sering membuat postingan tentang hal pribadi itu dibilang narsis ya?? hehe…. macam2 saja…
    Kalo Julie jadi tenar, itu sih efek sampingnya aja kan…😀

  15. Kak, ini blog kan adalah blog mu🙂
    Mau narsis kek, mau apaan kek
    ya terserah kakak🙂
    as long as u are happy tanpa ganggu lapak org lain…. jalan terus🙂

    Belum ada larangan dr pemerintah utk bernarsis ria toh?

  16. hmmm….biarlah orang mau berkata apa…..kalo’ pun julie di blg narsis….ya berarti yg bilang itu juga nge-fans ama “narcissa”… buktinya ngikutin perkembanga julie terus…😉

  17. Kalau menurut saya, narsis itu perlu asal jangan jadi terobsesi. Siapa lagi yang bisa memuji diri sendiri kalau bukan kita, walaupun pujian untuk diri sendiri akan bersifat sangat subyektif. Hehe! Tapi sejujurnya menurut saya, tujuan narsis ya eksis.

    Tapi untuk anda, mbak julie, kenapa harus memusingkan penilaian orang? Mau naris atau ndak, toh ndak ada yang dirugikan. Beda halnya kalau narsisnya kaya Ariel, itu baru susah.🙂

  18. Hmm jadi tau neh sejarah ngeblog nya, biar lah orang berkata kita narsis, gila popularitas, yang penting yang tau diri kita, yah kita sendiri. jadi biarkanlah orang berkata apa.

  19. Kl tulisan dan karya nya bagus2 kek pnya sista cuex aja apa kt org., yg pntg kt sdh mengapresiasikan apa yg kt rasa di blog kita sendiri, bukan pnya orang lain..

    Keep ngeblog aja sis…caiyoooo…🙂

  20. terkadang penilaian orang saja tentang narsis diartikan dari sudut pandang berbeda….
    kalo ngeblog kan punya tujuan dan maksud…kalo posting tentang kehidupan pribadi itu kan hal biasa saja…dan kalo terkenal itu kan mang efek dari rajin ngeblog.. kalo melihat posting2 mbak julie sepertinya biasa aja gak ada yang narsis… tapi kan orang tetap punya pendapat berbeda

    yang penting tetap semangat ngeblog aja mbak…

  21. Narsis? boleh sangat kok Mbak Juli sayang…………..
    gak usah dipikirin lah…………
    hanya buang waktu dan tenaga.
    bunda ikut prihatin setelah tau asal usulnya Mbak Juli ngeblog.
    Narsis terus Mbak Juli………….. 😀 semangat…………….🙂
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s